Indicator mutu kepatuhan upaya pencegahan risiko pasien jatuh sesuai dengan standar yang ditentukan adalah 100%. Perolehan capaian pada periode Januari – Maret 2026 adalah bulan Januari 100%, bulan februari 100%, dan bulan Maret 100%. Capaian rata – rata pada periode ini sebesar 100%. Kepatuhan upaya pencegahan risiko jatuh pasien adalah pelaksanaan ketiga upaya pencegahan jatuh pada pasien rawat inap yang berisiko tinggi jatuh sesuai dengan standar yang ditetapkan rumah sakit.
Indicator mutu kepatuhan penggunaan formularium nasional sesuai dengan standar adalah >80%. Pada periode Januari – Maret 2026 diperoleh data bulan Januari 100%, bulan Februari 100%, dan bulan Maret 100%. Rata – rata capaian pada periode ini adalah 100%.
Formularium Nasional merupakan daftar obat terpilih yang dibutuhkan dan digunakan sebagai acuan penulisan resep pada pelaksanaan pelayanan kesehatan dalam penyelenggaraan program jaminan kesehatan.
Indikator mutu kepatuhan waktu visite dokter sesuai dengan standar yang ditetapkan adalah >80%. Pada periode Januari – Maret 2026 dapat diperoleh hasil bulan Januari 89,7%, bulan Februaru 91,4%, dan bulan Maret 88,4%. Capain trrtinggi berada pada bulan Februari sebesar 91,4%. Waktu visite dokter adalah waktu kunjungan dokter untuk melihat perkembangan pasien yang menjadi tanggung jawabnya dan waktu yang ditetapkan adalah pukul 06.00 – 14.00.
Indicator mutu Penundaan Operasi Elektif sesuai dengan standar yang ditetapkan adalah 5%. Pada periode Januari – Maret 2026 dapat diperolehan capaian bulan Januari 0%, bulan Februari 0%, dan bulan Maret 0%. Operasi elektif adalah operasi yang waktu pelaksanaannya terencana atau dapat dijadwalkan. Penundaan operasi elektif adalah tindakan operasi yang tertunda lebih dari 1 jam dari jadwal operasi yang ditentukan.
Indicator Waktu Tunggu Rawat jalan sesuai dengan standar adalah > 80%. Pada periode Januari – Maret 2026 dapat diperoleh capaian bulan Januari 96,2%, bulan Februari 98,3%, dan bulan Maret 96,5%. Capaian rata – rata triwulan I adalah 97%. Waktu tunggu rawat jalan adalah waktu yang dibutuhkan mulai saat pasien kontak dengan petugas pendaftaran sampai mendapat pelayanan dokter/dokter spesialis.
Indikator waktu tanggap operasi seksio sesarea sesuai dengan standar yang ditetapkan adalah >85%. sedang capaian di TW I (Januari – Maret) adalah bulan Januari 100%, bulan Februari 100%, dan bulan Maret 100%. Hasil capaian sudah sesuai standar yang ditetapkan ≥ 80% secara konsisten. Yang termasuk seksio sesarea emergensi kategori I adalah fetal distress menetap, prolapse tali pusat atau tali pusat menumbung, gagal vakum/forsep, rupture uteri imminent, rupture uteri, perdarahan ante partum dengan perdarahan aktif.
Indikator mutu kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) sesuai dengan standar yang ditetapkan adalah 100%. Pada periode Januari – Maret 2026 hasil capaian kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) diperoleh bulan Januari 89,5%, bulan Februari 90,4%, dan bulan Maret 89,6%. Kepatuhan Penggunaan APD adalah kepatuhan petugas dalam menggunakan APD dengan tepat sesuai dengan indikasi ketika melakukan tindakan yang memungkinkan tubuh atau membrane mukosa terkena atau terpercik darah atau cairan tubuh atau cairan infeksius lainnya berdasarkan jenis risiko transmisi (Kontak, droplet dan airborne).